Paket Umroh Pernikahan

Umroh Nikah di Masjidil Haram

Paket Umroh plus Pernikahan yang dilaksanakan di Masjidil Haram

Persyaratan peserta Paket Umroh Pernikahan 

Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama DIRJEN BIMAS ISLAM & URUSAN HAJI

dan DIRJEN Protokol & Konsuler No. 280/07/999 & No. D/447/1999
Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Perkawinan Warga Negara Indonesia di Luar Negeri

Kelengkapan Dokumentasi bagi calon mempelai Wanita:

1. Foto copy KTP.
2. Foto copy Kartu Keluarga.
3. Foto copy Akta kelahiran.
4. Pas foto berwarna latar belakang putih dengan ukuran 3×4 & 4×6 (5 lembar).
5. Surat Pengantar dari Kelurahan sesuai tempat tinggal.
6. Surat Keterangan untuk Nikah (model N1).
7. Surat keterangan Asal-Usul (model N2).
8. Surat Persetujuan Mempelai (model N3).
9. Surat Keterangan Tentang Orang Tua (model N4).
10. Surat Izin Orang Tua (model N5).
11. Surat Pemberitahuan Kehendak Nikah (model N7).
12. Surat Keterangan Belum Menikah dari KUA, di fotocopy 3 lembar dan masing-masing dilegalisir oleh kepala KUA setempat.
13. Surat Keterangan untuk menikah diluar negeri sesuai UU RI no. 01/1974 pasal 56 & Surat Dirjen Bimas Islam no. D. II/2/Pw. 01/6672/1994, di fotocopy 3 lembar dan masing-masing dilegalisir oleh kepala KUA setempat.
14. Surat Rekomendasi Nikah, yang ditujukan kepada Kepala KBRI/Perwakilan RI di Jeddah.

 Kelengkapan Dokumen bagi calon mempelai Pria:

  1. Foto copy KTP
  2. Foto copy Kartu Keluarga.
  3. Foto copy Akta kelahiran.
  4. Pas foto berwarna latar belakang putih dengan ukuran 3×4 & 4×6 (5 lembar).
  5. Surat Pengantar dari Kelurahan sesuai tempat tinggal.
  6. Surat Keterangan Untuk Nikah (model N1).
  7. Surat Keterangan Asal-Usul (model N2).
  8. Surat Persetujuan Mempelai (model N3).
  9. Surat Keterangan Tentang Orang Tua (model N4).
  10. Rekomendasi Nikah, yang ditujukan kepada kepala KUA kecamatan mempelai wanita.

Dokumen A13 & A14 asli berikut 3 lembar fotocopy yang telah dilegalisir oleh kepala KUA setempat, selanjutnya dilegalisir ke: (a) Dirjen Bimas Islam & Urusan Haji – Departemen Agama Pusat c/q. Kepala Subdit Kepenghuluan. (b) Departemen Kehakiman & HAM, (c) Departemen Luar Negeri c/q. Kasubdit Clearance & Legalisasi.
Seluruh Dokumen tersebut diatas selanjutnya dibawa ke Jeddah Saudi Arabia c/q. Kepala Perwakilan RI di Jeddah, untuk proses selanjutnya pernikahan dan penerbitan buku nikah. Sedangkan biaya pengurusan dokumen serta acara pernikahan baik di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi dapat ditanyakan kepada petugas kami.