2014 Enam Juta Visa Umroh – Aturan Lebih Ketat

Utama

Bandar Hajjar, Menteri Haji Kerajaan Saudi Arabia mengatakan Pemerintah kerajaan  telah memiliki rencana tahun ini untuk menerima 6 juta Jamaah Umroh, atau naik 01 juta dari tahun musim umroh tahun kemarin yang berjumlah lima juta jamaah.
Hajjar mengatakan musim Umroh tahun ini akan dimulai pada awal bulan Safar , atau bertepatan dengan tanggal  9 Desember. Kementerian telah mulai menerima aplikasi permonan visa umroh melalui jaringan internet -elektronik global , yang berhubungan langsung dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri dan instansi Kerajaan lainnya.

Aturan Lebih Ketat tahun 2014 ini

Aturan Lebih Ketat tahun 2014 ini

Dikatakan Hajjar, pemerintah Kerajaan Saudi  mengharapkan lebih dari 6 juta jamaah umroh dalam sembilan bulan penyelenggaraan Umroh. Dia mengatakan lebih dari 50 perusahaan umroh akan diizinkan untuk memberikan layanan bagi jamaah umroh ini dan mengawasi akomodasi mereka di hotel serta unit perumahan lain di Makkah dan Madinah.

Kementerian itu akan memastikan perusahaan dan lembaga Umroh untuk mengikuti peraturan pemerintah . Kementerian tidak akan memberikan visa umroh kepada perusahaan terkecuali mereka mengkonfirmasi terlebih dahulu paket layanan  yang akan deiberikan kepada jamaah mereka . Pusat  Informasi  Umroh akan memfasilitasi dan mengendalikan kedatangan jutaan jamaah umroh dari seluruh dunia .
Ia mengatakan kementerian juga akan mengawasi jamaah umroh yang mempunyai visa umroh untuk meninggalkan negara Saudi sesuai dengan jadwal yang telah disetujui untuk mencegah penundaan dan keterlambatan. Ini akan terjadi melalui sistem monitoring elektronik . Jamaah umroh, kata dia , akan melakukan perjalanan dari Hotel  mereka ke bandara pada waktu yang telah  ditetapkan .
Kementerian juga  akan menjaga catatan elektronik dari setiap tahap perjalanan . Sistem ini mencakup link otomatis antara Kementerian Haji , Otoritas Umum Penerbangan Sipil ( GACA ) dan Saudi Arabian Airlines . Informasi kemudian akan dikirimkan langsung ke perusahaan-perusahaan dan lembaga-lembaga Umroh melalui Haji dan Umroh Information Center.
Hajjar mengatakan pemerintah akan menghukum pihak Maskapai penerbangan jika mereka  gagal mengangkut jamaah umroh sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.
Kementerian telah mendirikan layanan elektronik di Airport Internasional King  Abdulaziz – Jeddah dan bandara di Prince Muhammad bin Abdulaziz International – Madinah.

Jamaah umroh akan diizinkan untuk meninggalkan Hotel mereka jika jamaah umroh lainnya telah meninggalkan Bandara pada penerbangan mereka yang telah dijadwalkan. Hal ini untuk mencegah kepadatan di Bandara.
Hajjar mengatakan pertemuan itu akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan antara pejabat senior kementerian dan afiliasinya untuk membahas proses monitoring dan mekanisme untuk meningkatkan pelayanan haji sesuai dengan perintah Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah dan putra mahkota .
Fitur utama dari layanan ini adalah program Umroh elektronik yang menghubungkan Kementerian Haji , Interior dan Luar Negeri . Sistem ini meliputi penerbitan visa , pergerakan jamaah haji , akomodasi , sarana transportasi dan kewajiban kontrak lainnya dari perusahaan Umroh .
Perusahaan yang tidak memenuhi layanan yang dijanjikan mereka akan dikenakan sanksi , katanya . Tahun ini , kementerian juga mengharuskan semua agen di luar negeri untuk memberikan poster menampilkan fitur utama dari paket layanan mereka .
Hajjar mengatakan Unit Mobil Umum, di bawah pengawasan kementerian , sudah siap untuk mengangkut jamaah umroh .
Dia mendesak perusahaan Visa Umroh untuk mematuhi aturan dan peraturan diperkenalkan untuk musim mendatang dan mendapatkan izin keamanan dari instansi pemerintah . Perusahaan juga diharuskan untuk menginformasikan pelayanan tentang perubahan manajemen senior mereka dengan mengirimkan surat kepada kementerian .
Hal ini juga harus memberikan rincian lengkap dari semua karyawan termasuk orang-orang dengan catatan kriminal dan memberikan bukti bahwa semua pekerja diasuransikan sosial . Kementerian telah membentuk komite untuk mengevaluasi kinerja perusahaan Umroh

Diktutip dari Arab News.com Selasa 03 Desember 2013 | 29 Muharram 1435 AH

Silahkan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s